Ketahui Teknik Budidaya Cabe Keriting

By | November 9, 2021

Ketahui Teknik Budidaya Cabe Keriting – Permintaan pasar terhadap pertanian Cabe keriting dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan maraknya usaha kuliner atau sebuah industri berbasis makanan. Namun hal tersebut tidak diimbangi dengan jumlah penggarap dan luas lahan. Hal inilah yang mendorong semua pengusaha agribisnis dalam mengembangkan suatu Budidaya Cabe Keriting.

Cabe keriting termasuk jenis tanaman semusim dengan daun berwarna hijau tua, berbentuk lonjong dan bunganya menyendiri dengan mahkota bunga berwarna putih. Ciri lain dari tanaman Cabe keriting adalah merupakan sebuah tanaman perdu berkayu lunak, dengan tinggi yang mencapai satu meter, tumbuh baik pada  daerah beriklim tropis, baik di dataran tinggi maupun dataran rendah.

Teknik Budidaya Cabe Keriting

Ketahui Teknik Budidaya Cabe Keriting

 

Persiapan Lahan dan Penanaman

Tahapan pengelolaan lahan dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Sebuah Lahan dibersihkan terlebih dahulu dari sisa-sisa tanaman dan gulma.
  • Proses Pengapuran dilakukan jika suatu tanah yang akan ditanami tanaman Cabe keriting cenderung masam.
  • Tanah dicangkul sedalam 30 sampai 40 cm, kemudian dikeringkan selama 7 – 14 hari.
  • Taburkan tanah yang dibajak dengan pupuk kandang (ayam, domba, kambing, sapi atau pupuk kompos) yang sudah matang.
  • Tanah yang agak kering kemudian dihaluskan dan dibentuk sebuah bedengan dengan lebar 110 sampai 120 cm, tinggi 40 sampai 50 cm, dan panjangnya disesuaikan dengan lahan.

Penyiapan Benih dan Penyemaian

Bening Cabe keriting sebaiknya dipilih benih unggul yang ada di pasaran atau diambil dari buah hasil panen. Jika Anda mengambil langsung dari buah yang sudah dipanen, pilihlah jenis buah yang tumbuh subur ditandai dengan ukurannya yang sangat besar dan pilih buah yang sudah sangat matang. Kemudian belah dan ambil bijinya kemudian di jemur.

Benih atau bibit Cabe yang telah didapat selanjutnya disemai langsung pada bedengan yang cukup dengan suatu campuran media tanam tanah halus, pupuk kandang yang dimasak halus, ditambah sedikit pupuk NPK dan Furadan yang ditumbuk untuk mencegah timbulnya hama dan penyakit. Cara penyemaian adalah dengan menabur secara merata (tidak terlalu padat) pada bedengan yang telah disiapkan, kemudian ditutup dengan lapisan tanah tipis dan disiram dengan air secukupnya.

Pemasangan Plastik Mulsa

Sebelum mulsa plastik dipasang untuk menutupi permukaan bedengan, pupuk buatan harus dipupuk total sekaligus. Campuran pupuk buatan ini (pupuk Urea, ZA, SP-36, KCL atau NPK) ditebarkan secara merata dengan tanah bedengan, setelah itu tutup bedengan dengan mulsa plastik.Setelah plastik terpasang maka buatlah lubang tanam sesuai dengan jarak tanam yang telah ditentukan yaitu kurang lebih 60 x 70 cm atau 70 x 70 cm

Penanaman Benih

Bibit Cabe keriting yang siap ditanam adalah yang berumur 17-23 hari atau memiliki 2-4 helai daun. Tanam dengan hati-hati bibit Cabe yang sudah siap tanam pada lubang yang sudah disiapkan. Waktu tanam yang baik adalah pada sore hari saat matahari mulai terbenam agar tidak terlalu panas yang akan menyebabkan biji atau biji Cabe keriting menjadi layu. Setelah tanam lakukan penyiraman.

Pemeliharaan Tanaman Cabe Keriting

  • Pemasangan Ajir (penyangga kayu atau bambu)

Bertujuan untuk menopang tanaman agar berdiri tegak dan tidak mudah tumbang oleh angin instalasi. Pemasangan ajir dilakukan pada saat tanaman berumur 1 bulan setelah tanam.

  • Penyiraman (Penyiraman)

Pada saat awal mulai pertumbuhan atau pada saat Cabe keriting beradaptasi dengan lingkungan, penyiraman harus dilakukan secara rutin setiap hari, terutama pada musim kemarau. Setelah tanaman tumbuh kuat dan akarnya dalam, pengairan selanjutnya dilakukan sesuai dengan kondisi cuaca.

Panen Cabe Keriting

Panen Cabe keriting sangat dipengaruhi oleh jenis atau varietas cabe, dan sebuah lingkungan tempat Cabe Tersebut ditanam. Di dataran rendah, Cabe keriting umumnya dipanen pada umur 75-80 hari setelah tanam. Panen selanjutnya dilakukan setiap 2-3 hari sekali.

Sedangkan pada daerah dataran tinggi (pegunungan), panen pertama bisa dimulai pada umur 90 sampai 100 hari setelah tanam. Selanjutnya, pemetikan buah dilakukan setiap 6-10 hari sekali. Khusus untuk target ekspor, panen Cabe keriting dipilih pada tingkat kematangan 85% sampai 90% dengan warna cabe merah kehitaman.

Demikian ulasan tentang Ketahui Teknik Budidaya cabe Keriting semoga bermanfaat.